LWxcLWJbNaR6MGJ8NGJbNWp5NCMkyCYhADAsx6J=
×
iklan banner
MASIGNCLEANSIMPLE101

Ekspedisi Qatan - Ghanimah Hewan Ternak dari Bani Asad

Sejarah-Islam.com
Ekspedisi Qatan, adalah serangan pertama pada suku Banu Asad bin Khuzaymah, yang terjadi setelah Perang Hamra Al-Asad pada tahun ke - 4 Hijriah. Ekspedisi diperintahkan langsung oleh Nabi Muhammad setelah Beliau menerima informasi bahwa beberapa anggota Bani Asad bin Khuzaymah berencana untuk menyerang Madinah. 

Suku Banu Asad ibn Khuzaymah (berbeda dengan suku Banu Asad), adalah penduduk Qatan di sekitar daerah Fayd. Mereka adalah suku yang kuat dan memiliki hubungan dengan Quraisy. Mereka tinggal di dekat bukit Qatan di Najed. Rasulullah Muhammad menerima laporan bahwa mereka berencana menyerang Madinah. Jadi Beliau  mengirim pasukan 150 orang di bawah kepemimpinan Abu Salama Abdullah ibn Abd al-Asad untuk melakukan serangan mendadak terhadap suku ini pada hari pertama bulan Muharram.
Ketika Pasukan Islam tiba di tempat itu, para anggota suku melarikan diri, meski begitu Pasukan Islam berhasil menangkap 3 orang, dan juga menemukan tiga gembalaan dengan sejumlah besar unta dan kambing. Kemudian barang rampasan, bersama dengan tiga tawanan, dibawa ke Madinah.

Mengenai aturan tentang Ghanimah (Rampasan Perang), Sejarah Islam menulis :

"Jika Imam, atau pemimpin Pasukan Islam, menaklukkan suatu daerah/wilayah dengan kekuatan senjata, ia boleh untuk membiarkan tanah itu dengan memiliki yang aslinya, dengan syarat mereka membayar upeti, atau dia dapat membaginya di antara umat Islam, tetapi sehubungan dengan properti bergerak, adalah ilegal baginya untuk meninggalkannya dalam kepemilikan kafir, dan harus membawanya pergi dengan tentara dan membaginya di antara para prajurit ".

Karena alasan ini, hewan ternak tersebut dibawa kembali ke Madinah (karena mereka adalah benda bergerak). Abu Salamah sang Pemimpin pasukan ini mengalami peradangan karena luka sebelumnya, dan dia meninggal. 
Peristiwa ini disebutkan dalam kitab-kitab sejarah Ibnu Saad dan juga Kitab Ibn Qayyim Al-Jawziyya juga menyebutkan peristiwa tersebut dalam biografinya tentang sejarah Rasulullah Muhammad .

Dalam Sahih Bukhari, No. 3993, disebutkan :
حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ بَعَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَرِيَّةً قِبَلَ نَجْدٍ فَكُنْتُ فِيهَا فَبَلَغَتْ سِهَامُنَا اثْنَيْ عَشَرَ بَعِيرًا وَنُفِّلْنَا بَعِيرًا بَعِيرًا فَرَجَعْنَا بِثَلَاثَةَ عَشَرَ بَعِيرًا

“Telah menceritakan kepada kami Abu Nu'man Telah menceritakan kepada kami Hammad Telah menceritakan kepada kami Ayyub dari Nafi dari Ibnu Umar radliallahu 'anhu, katanya, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengirim sebuah ekpedisi militer ke arah Najed dan aku termasuk dalam pasukan itu, bagian ghanimah kami sebanyak dua belas ekor unta dan kami diberi nafl (pemberian cuma-cuma) masing-masing seekor unta, sehingga kami pulang masing-masing membawa tiga belas ekor unta”
Serangan selanjutnya suku Banu Asad ibn Khuzaymah terjadi hampir 3 (tiga) tahun kemudian. © Sejarah Islam
Ekspedisi Qatan
Tahun
625 M atau Syawal, 3 Hijriah
Lokasi
Hamra al-Asad
Hasil
Nabi Muhammad menerima informasi bahwa beberapa anggota suku Banu Asad bin Khuzaymah berencana untuk menyerang Madinah:
·      Nabi Muhammad mengirim 150 orang untuk menyerang suku Banu Asad bin Khuzaymah
·      Anggota suku melarikan diri
·      Muslim membawa kembali barang rampasan 
Pihak terlibat
Muslim
Suku Banu Asad bin Khuzymah
Tokoh dan pemimpin
Abu Salamah
Tidak diketahui
Kekuatan
150 Pasukan
Tidak diketahui
Korban
0
3 ditawan
Share This Article :
8718423275451420981