LWxcLWJbNaR6MGJ8NGJbNWp5NCMkyCYhADAsx6J=
×
iklan banner
MASIGNCLEANSIMPLE101

Ekspedisi Al-Qarada - Rampasan Perang 100.000 dirham

Ekspedisi Al-Qarada adalah peristiwa dalam sejarah awal Islam yang terjadi pada bulan November tahun 624 M, atau bulan Jumadi Akhir, pada tahun ke - 3 Hijriah.

Orang-orang Mekah yang dipimpin oleh Safwan ibn Umayyah, yang mata pencahariannya adalah berdagang, berangkat pada musim panas ke Syam untuk bisnis perdagangan musiman mereka. Setelah Rasulullah menerima informasi tentang rute kafilah dagang tersebut, Beliau memerintahkan Zaid ibn Haritsah untuk mengejarnya, dan mereka berhasil mencegatnya dan menangkap barang rampasan senilai 100.000 dirham.

Pada saaat itu, orang-orang Quraish mengkhawatirkan jalur yang biasa mereka tempuh ke Syam, setelah kekalahan mereka yang getir di perang Badar. Oleh karena itu, mereka melewati jalur Irak. Lalu berangkatlah kafilah dagang mereka, termasuk di dalamnya Abu Sufyan bin Harb yang membawa perak dalam jumlah besar dan merupakan harta terbesar kafilah dagang tadi. Kafilah dagang Quraisy ini menyewa seseorang dari Bani Bakr yang bernama Furat bin Hayyan yang menjadi pemandu jalan bagi mereka.

Rasulullah mengetahui tentang rencana tersebut, dan mengirim Zaid ibn Haritsah beserta 100 orang pasukan. Berita tentang rute perdagangan Quraish bocor melalui Nu'am Bin Masud al Ashja'i, yang berada di bawah pengaruh alkohol. Kaum Muslim menyusul Kafilah dagang tersebut di sebuah tempat bernama al-Qardah, membuntutinya serta melakukan serangan kejutan kepada kafilah dagang tersebut.

Pemimpin kafilah dagang melarikan diri tanpa adanya perlawanan. Kafilah dagang itu ternyata membawa perak dan barang-barang lainnya. Zaid kemudian mengambil harta tersebut sebagai barang rampasan, menangkap pemandu mereka, dan juga menangkap 2 (dua) tahanan serta membawa mereka kembali ke Madinah. 

Hasil rampasan kemudian didistribusikan di antara para pejuang, dan Rasulullah mendapat seperlima dan memberikannya kepada orang miskin. Pemandu kafilah dagang yang bernama Furat bin Hayyan, menjadi tawanan umat Islam, Ia kemudian memeluk Islam secara suka rela, dan akhirnya dibebaskan, menurut riwayat Ibnu Hisyam. © Sejarah Islam
Ekspedisi Al-Qarada
Tahun
624 M atau Jumadil Akhir, 3 Hijriah
Lokasi
Najd, Al-Qarada
Hasil
Pemimpin Kafilah Dagang Quraish berhasil kabur
Kaum Muslim memperoleh 100.000 dirham dan lainnya dari kafilah dagang tersebut
Pihak terlibat
Muslim
Suku Quraish
Tokoh dan pemimpin
Zaid bin Haritsah
Abu Sufyan
Kekuatan
100 orang
Tidak diketahui
Korban
0
3 orang ditangkap
Share This Article :
8718423275451420981